Glosarium
A
- Air Flow — Volume hembusan udara yang dialirkan oleh kipas unit pendingin, umumnya diukur dalam satuan CFM (Cubic Feet per Minute) atau m³/h.
- Ampere (A) — Satuan kuat arus listrik yang ditarik oleh komponen elektrikal dan kompresor AC saat beroperasi.
B
- Blower — Kipas silinder (cross-flow fan) yang terletak di unit indoor untuk meniupkan udara dingin ke dalam ruangan.
- BTU/h — British Thermal Unit per hour, satuan ukuran baku untuk menunjukkan kapasitas daya pendinginan unit AC.
C
- Compressor — Pompa sirkulasi refrigeran bertekanan tinggi yang menjadi komponen penggerak utama dalam siklus pendinginan udara.
- Condenser — Gulungan pipa tembaga/aluminium pada unit outdoor yang berfungsi membuang kalor panas dari refrigeran ke udara bebas.
- COP (Coefficient of Performance) — Rasio perbandingan antara daya pendinginan yang dihasilkan terhadap konsumsi daya listrik yang digunakan.
D
- Drain Pipe — Saluran atau selang pembuangan air kondensasi hasil embunan dari evaporator indoor.
E
- Evaporator — Koil pendingin pada unit indoor tempat refrigeran menyerap kalor panas dari udara ruangan.
- Expansion Valve — Katup ekspansi yang berfungsi menurunkan tekanan dan suhu refrigeran sebelum masuk ke evaporator.
F
- Flaring — Teknik melebarkan ujung pipa tembaga agar dapat tersambung rapat menggunakan mur nepel tanpa kebocoran gas freon.
- Freon / Refrigeran — Senyawa fluida pendingin yang bersirkulasi dalam siklus tertutup untuk mentransfer kalor panas.
I
- Inverter — Teknologi pengontrol kecepatan motor kompresor secara dinamis guna menjaga kestabilan suhu ruangan serta menghemat konsumsi energi.
K
- Kapasitor — Komponen penyimpan muatan listrik sementara yang membantu start awal motor kompresor atau fan pada AC tipe standar (non-inverter).
- Kondensasi — Proses perubahan wujud uap air di udara menjadi titik-titik air saat bersentuhan dengan permukaan evaporator yang dingin.
M
- Manifold Gauge — Alat ukur teknisi untuk memantau tekanan kerja tinggi dan rendah pada sistem refrigerasi pendingin.
O
- Overload Protector — Sensor pengaman pemutus arus otomatis saat temperatur kompresor mengalami kenaikan panas ekstrem (overheat).
P
- PK (Paardenkracht) — Satuan daya kuda (Horsepower/HP) kompresor yang di Indonesia umum dijadikan acuan kapasitas AC (misal ½ PK, 1 PK).
R
- R32 / R410A — Jenis refrigeran hidrofluorokarbon modern yang ramah ozon (Zero ODP) dan umum digunakan pada pendingin ruangan generasi terkini.
S
- SEER (Seasonal Energy Efficiency Ratio) — Standar efisiensi energi relatif yang menghitung rasio performa pendinginan terhadap konsumsi listrik sepanjang musim operasional.
T
- Thermostat — Perangkat sensor pembaca suhu yang bertugas mengatur siklus hidup-mati kompresor demi menjaga stabilitas temperatur target.
V
- Vakum — Prosedur pengosongan udara dan uap air di dalam jalur pipa refrigeran menggunakan pompa khusus sebelum sistem diisi gas freon.